PEMBERDAYAAN KADER MASYARAKAT TERLIBAT DALAM PELAKSANAAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR

Share this post on:

JUMAT, 2 AGUSTUS 2024

Pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat adalah salah satu cara pengendalian PTM yang efisien dan efektif di masyarakat. Dengan memfasilitasi dan melakukan bimbingan dalam pemeriksaan deteksi dini faktor risiko PTM di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM yang dilakukan secara rutin maka masyarakat. Deteksi dini dan monitoring faktor risiko ini ditindaklanjuti secara terpadu dan periodik termasuk pemberian KIE mengenai PTM dan bahayanya bagi kesehatan sehingga mampu mawas diri terhadap faktor risiko tersebut atau mengendalikannya apabila sudah terkena. Sehingga kasus PTM dapat dikendalikan.

Meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) secara signifikan akan berdampak pada kualitas hidup dan produktifitas individu. Hal ini juga akan berdampak pada lingkungannya dan negara, karena penyakit tidak menular bersifat kronik membutuhkan waktu yang tidak sebentar dalam pengobatan dan kebutuhan pembiayaan yang besar.Pada kenyataannya PTM dapat dicegah dengan melakukan pencegahan pada faktor risiko melalui perubahan perilaku individu,lingkungan dan dukungan serta peran multi sektor terkait.

Sikap mawas diri ini ditunjukkan dengan adanya perubahan perilaku masyarakat yang lebih sehat dan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan tidak hanya pada saat sakit, melainkan juga pada keadaan sehat. LS08

Share this post on:

Author: Puskesmas Tawangharjo

View all posts by Puskesmas Tawangharjo >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *