Rabu, 8 Oktober 2025
UPTD Puskesmas Tawangharjo melaksanakan kegiatan pemberdayaan kader masyarakat dalam rangka pencegahan penyakit menular. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam menghadapi berbagai penyakit menular yang dapat mempengaruhi masyarakat setempat.
Kepala UPTD Puskesmas Tawangharjo, Sri Hadi Nugroho, S.Kep.Ners. M.M membuka acara dengan memberikan sambutan mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam pencegahan penyakit menular.

beliau menekankan bahwa perilaku hidup yang bersih dan sehat tidak hanya membantu dalam mencegah penyebaran penyakit menular, tetapi juga berperan penting dalam pencegahan stunting. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, dapat dicegah melalui penerapan PHBS sejak dini.
Sedangkan peserta 2 orang kader perwakilan dari masing-masing nagari wilayah kerja Puskesmas Tawangharjo.
Dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kader, diharapkan kader dapat menjadi perpanjangan petugas kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat di wilayah setempat serta aktif melaporkan segala permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat ke bidan desa maupun petugas puskesmas.

Dikatakan, pentingnya kader mendapatkan edukasi tentang penyakit menular, termasuk cara penularan, gejala, pencegahan, dan penanganan awal.
Penyakit – penyakit menular yang sering ditemukan di masyarakat dan jika terlambat memperoleh pengobatan dapatkan ditularkan kepada orang lain dan memiliki risiko/ efek yang berbahaya jika terlambat penanganan/ pengobatan nya. penyakit tersebut seperti DBD, Diare, Tuberkulosis, Rabies, HIV-AIDS, dan Hepatitis B.

Adapun RTL ( Rencana Tindak Lanjut) dari kegiatan ini yaitu membentuk WA grup kader untuk melaporkan segala permasalahan kesehatan khusus nya terkait adanya kasus/gejala penyakit menular yang ditemukan di masyarakat.

