Kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dan Narkoba di MA Nuril Huda Tarub

Share this post on:

Rabu, 15 Juli 2026

Sosialisasi pencegahan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) dan HIV/AIDS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan pengetahuan masyarakat tentang bahaya dan cara penularan, serta langkah-langkah efektif untuk menghindarinya.

Materi HIV/AIDS di sampaiakn oleh dr. bella dan bahaya Narkoba oleh PROMKES, yang bertujuan untuk Meningkatkan Pengetahuan: Memberikan pemahaman yang benar mengenai jenis, bahaya, dan dampak buruk NAPZA serta cara penularan HIV/AIDS.

Membangun Kesadaran: Menyadarkan peserta akan peran penting mereka dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan dari ancaman NAPZA dan HIV/AIDS.

Promosi Hidup Sehat: Mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dan positif serta menjauhi penyalahgunaan zat berbahaya.

Mengurangi Stigma dan Diskriminasi: Mengedukasi tentang fakta HIV/AIDS untuk mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).

Memberi Informasi Rehabilitasi: Memberikan informasi tentang tempat dan proses rehabilitasi bagi pecandu NAPZA.

Sasaran peserta adalah siswa MA kelas 7 dengan jumlah 80 peserta, yang dimana smua peserta sangat antusias.

Materi Sosialisasi yang kami smpaiakn yaitu:

Materi dapat dibagi menjadi dua fokus utama yang saling terkait:

1. Pencegahan NAPZA

  • Pengertian NAPZA: Menjelaskan jenis-jenis NAPZA (narkotika golongan I, II, III, psikotropika, dan zat adiktif lain seperti alkohol dan rokok) dan efeknya pada tubuh.
  • Dampak Negatif: Membahas konsekuensi fisik, mental, sosial, ekonomi, dan hukum dari penyalahgunaan NAPZA.
  • Faktor Risiko dan Pencegahan Dini:
    • Edukasi bahaya narkoba sejak dini.
    • Pentingnya komunikasi dalam keluarga.
    • Memilih lingkungan pergaulan yang positif.
    • Mengatakan “tidak” pada ajakan menggunakan narkoba.
    • Mengikuti kegiatan positif (olahraga, seni, organisasi).
    • Pentingnya peran masyarakat dalam upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). 

2. Pencegahan HIV/AIDS

  • Pengertian HIV/AIDS: Menjelaskan perbedaan antara HIV (virus) dan AIDS (kondisi akibat kerusakan sistem kekebalan tubuh yang parah).
  • Cara Penularan: Menjelaskan cara penularan yang utama, yaitu melalui hubungan seksual tanpa kondom, berbagi jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah yang terkontaminasi, dan dari ibu ke bayi selama kehamilan/persalinan/menyusui.
  • Cara Pencegahan (Prinsip ABCDE):
    • Abstinence (tidak berhubungan seks sebelum menikah).
    • Be faithful (setia pada pasangan).
    • Condom (gunakan kondom untuk mencegah penularan).
    • Don’t use drugs (hindari penggunaan narkoba, terutama suntik).
    • Education (edukasi tentang HIV/AIDS).
  • Fakta dan Mitos: Meluruskan kesalahpahaman umum tentang penularan (misalnya, HIV tidak menular melalui sentuhan, gigitan nyamuk, atau berbagi makanan). 

Kegiatan ini berjalan dengan sangat baik dan antusias peserta yang sangat tinggi. 

Share this post on:

Author: Puskesmas Tawangharjo

View all posts by Puskesmas Tawangharjo >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *